Harga daging sapi di Kota Binjai, Sumatera Utara, kini mencapai angka yang cukup mengejutkan: Rp135.000 per kilogram. Lonjakan harga ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama menjelang momen-momen penting seperti hari raya atau acara keluarga yang biasanya mengandalkan olahan daging sebagai menu utama.
Kenaikan harga ini disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari fluktuasi pasokan hingga meningkatnya biaya logistik dan pakan ternak. Pedagang di Pasar Kampung Lalang mengaku stok daging sapi mulai menipis dalam beberapa pekan terakhir, sementara permintaan tetap stabil bahkan cenderung naik. Akibatnya, harga jual pun terpaksa disesuaikan.
Beberapa warga mengaku mulai beralih ke alternatif protein lain, seperti ayam atau ikan, demi menghemat pengeluaran bulanan. “Dulu beli satu kilo daging buat masak rendang masih terjangkau. Sekarang harus mikir dua kali,” ujar Ibu Sari, salah seorang ibu rumah tangga di Binjai.
Pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah strategis untuk menstabilkan harga, termasuk memperkuat distribusi dari daerah penghasil dan memantau praktik penimbunan. Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan banyak keluarga, kenaikan harga pangan pokok seperti daging sapi tentu menjadi beban tambahan.
Bagi yang ingin tetap menikmati hiburan tanpa khawatir soal pengeluaran, ada alternatif seru yang bisa dicoba. Platform seperti Indobet menawarkan berbagai pilihan permainan menarik dengan sistem yang transparan dan aman. Meski harga daging melambung, setidaknya hiburan tetap bisa diakses dengan bijak!