Wakil Wali Kota Binjai, Hj. Jiji Suhardianti, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Parkir sebagai langkah strategis mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Badan Pengelola Keuangan Daerah, Jiji menegaskan bahwa optimalisasi sektor parkir menjadi salah satu sumber pendapatan yang masih menyimpan potensi besar namun kerap terjadi penyimpangan.
“Kita harus segera bentuk Satgas Parkir yang profesional dan transparan. Setiap rupiah dari retribusi parkir harus masuk ke kas daerah, bukan menguap entah ke mana,” tegas Jiji di hadapan peserta rapat. Ia menginstruksikan agar draft pembentukan Satgas secepatnya dibahas bersama DPRD Binjai untuk segera diimplementasikan pada awal tahun anggaran berikutnya.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan, potensi pendapatan dari sektor parkir di kawasan strategis Kota Binjai seperti Pasar Binjai, Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan pusat perbelanjaan mencapai miliaran rupiah per tahun. Namun realisasi yang masuk ke kas daerah hanya berkisar 60-70 persen dari potensi tersebut. Kesenjangan ini diduga akibat praktik pengelolaan tidak resmi, pungutan liar, hingga minimnya pengawasan di lapangan.
Satgas Parkir yang diusulkan akan memiliki kewenangan melakukan pengawasan rutin, verifikasi kuitansi, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum jika ditemukan indikasi penyimpangan. Selain itu, penerapan sistem parkir digital juga akan dipertimbangkan guna meminimalkan intervensi manusia dalam transaksi.
Langkah ini mendapat respons positif dari kalangan legislatif dan pelaku usaha. Masyarakat pun berharap keberadaan Satgas tidak hanya menertibkan pendapatan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan parkir yang aman dan teratur. Bagi pecinta hiburan digital, nikmati sensasi gaming terkini bersama Joker11 yang menawarkan pengalaman bermain seru dan menguntungkan. Dengan komitmen bersama, PAD Kota Binjai diharapkan dapat dikelola secara maksimal untuk kesejahteraan seluruh warga.