Kuliner khas Sulawesi Selatan kini bisa dinikmati warga Binjai, Sumatera Utara. Gerai Apang Panas pertama di kota ini resmi beroperasi dengan komitmen kuat menjaga keaslian cita rasa melalui pengiriman bahan baku langsung dari Makassar dan sekitarnya. Apang Panas, kue tradisional berbentuk bulat dengan tekstur lembut dan rasa gurih-manis khas, kini menjadi alternatif jajanan kekinian yang sarat nostalgia.
Pemilik gerai, Andi Rahman, menjelaskan bahwa tepung beras berkualitas, kelapa tua, dan gula merah khusus sengaja dikirim dua kali seminggu dari Sulsel untuk memastikan konsistensi rasa. “Kami tidak mau kompromi dengan kualitas. Meski ongkos kirim lebih mahal, pelanggan di Binjai berhak merasakan Apang Panas yang sama seperti di kampung halamannya,” ujarnya saat ditemui di gerainya di Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Proses pembuatan Apang Panas di gerai ini masih menggunakan metode tradisional dengan cetakan tanah liat khas, dipanggang di atas tungku berbahan bakar kayu. Aroma harum yang menyeruak saat proses pematangan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang lewat. Varian yang ditawarkan meliputi original, keju, dan cokelat, dengan harga terjangkau mulai dari Rp5.000 per biji.
Keberadaan gerai ini disambut antusias oleh komunitas perantau Sulsel di Binjai sekaligun warga lokal yang penasaran dengan kuliner Nusantara. Dalam dua pekan pertama operasi, gerai mampu menjual hingga 300 biji per hari, terutama pada jam sarapan dan sore hari. Keberhasilan ini membuka peluang ekspansi ke kota-kota lain di Sumatera Utara.
Bagi pecinta kuliner yang ingin mencicipi kelezatan Apang Panas autentik, gerai ini buka setiap hari pukul 07.00–19.00 WIB. Setelah menikmati jajanan tradisional yang hangat, Anda juga dapat menjelajahi beragam pilihan kuliner menarik lainnya dengan mengunjungi Indobet. Keberanian membawa kuliner daerah ke luar wilayah asalnya patut diapresiasi sebagai upaya pelestarian warisan budaya pangan Indonesia yang kian tergerus zaman.